BCA : Kemudahan Transaksi di Era Teknonologi Informasi dan Komunikasi

Siapa sih yang ga kenal dengan BCA? Bank yang mempunyai produk perbankan dan layanan perbankan yang luar biasa ini. Dulu saya hanya bisa terkagum – kagum dengan produk – produk dan layanan BCA yang diberikan ke nasabahnya melalui acara yang setiap minggu di tayangkan di salah satu televisi swasta. Dalam hati berkata, ini BCA ga ada matinya ya untuk selalu berinovasi dan kapan saya bisa menikmati segala fasilitas yang diberikan oleh BCA kepada nasabahnya. Kini angan – angan saya untuk menikmati segala kemudahan transaksi yang dipunyai BCA terwujud juga, tanggal 20 februari kemarin akhirnya saya resmi bergabung menjadi salah satu keluarga besar BCA, saya akan berbagi cerita pengalaman saya dengan BCA selama 3 bulan ini di tulisan ini, ternyata tidak butuh waktu lama ya untuk mendapatkan pengalaman pengalaman baru yang mengesankan di dunia perbankan dengan BCA.

 

Teknologi yang kian hari kian berkembang,semakin memberikan memberikan kemudahan pada aktifitas manusia, pun tidak ketinggalan pada dunia perbankan. BCA seakan – akan tak mau ketinggalan untuk ikut serta memanfaatkan perkembangan teknologi ini untuk memberikan kemudahan terhadap para nasabahnya. Inovasi yang diciptakan selalu bisa memanjakan para penggunanya. Katakanlah ATM, kita tahu bahwa BCA bukanlah bank yang pertama kali menggunakan teknologi ATM ini, tapi berkat BCA lah ATM menjadi populer dan merakyat seperti sekarang ini, seiring perkembangan zaman, ATM pun mempunyai fungsi yang lebih luas dari hanya sekedar lihat saldo dan tarik tunai. ATM merupakan solusi perbankan yang terbukti efektif dan efisien, dan salah satu pelopor ATM secara masif adalah BCA. (hhmmmm…keren kan?). Di akhir tahun 90-an, saya masih mengira bahwa yang berhak punya kartu ATM adalah orang yang kaya, yang sudah mempunyai kebebasan finansial, ternyata perkiraan saya salah, justru ATM merupakan produk dan layanan yang bisa di katakan wajib diberikan untuk nasabah demi kelancaran dan kemudahan transaksi.

 

Ok, saya akan menceritakan pengalaman saya bersama BCA, mulai dari pendaftaran hingga hari ini.

 

Pelayanan yang mudah, ramah dan menyenangkan

Saat saya pertama kali memutuskan untuk bergabung menjadi nasabah BCA tentunya saya mencari informasi mengenai bagaimana dan syarat pendaftaran, ternyata cukup mudah untuk membuka rekening di BCA. Saya tidak akan menerangkan bagimana dan apa persyaratan membuka rekening di BCA, karena itu sangat mudah di temukan di dunia maya. Justru saat itu saya berkeyakinan, untuk bank segede dan secanggih BCA tentunya memfasilitasi pendaftaran secar online, dan benar saja keyakinan saya itu terjawab. Jadi waktu itu saya mendaftar sebagai nasabah saya cukup mengisikan formulir pendaftaran dari rumah secara online, saya tidak perlu mengisi formulir pendaftaran lagi di bank. Formulir yang saya isi secara online tersebut saya print kemudian saya bawa ke bank, dan cukup mengantri kemudian menyerahkan formulir hasil print tersebut, tentunya hal ini bisa memangkas waktu pendaftaran bukan?

 

Tidak butuh waktu lama, saya pun sudah resmi memliki rekening BCA. Petugas yang begitu ramah menjelaskan semua produk dan fasilitas yang saya dapat. Termasuk ketika itu saya di tawari untuk menggunakan keyBCA (maklum anak baru belum begitu mengerti). Petugas meyakinkan saya untuk menggunakan keyBCA, dan diterangkan semua keuntungan dan kemudahan yang akan saya dapat jika menggunakan keyBCA, terutama untuk transaksi melalu internet banking. Akhirnya saya sepakat, dan memang benar, dengan layanan perbankan BCA yaitu internet banking ini, saya betul -betul merasakan kemudahan transaksi. Begitu juga ketika menerangkan kepada saya fasilitas mobile banking, sayang HP saya ga support fasilitas mobile banking. (maklum HP KW..hehehehehe)

 

Baru dengan fasilitas ini saja, sudah sangat membantu

 

Teknologi itu memudahkan

 

BCA dan Gaji Pertama

Bulan februari selain resmi menjadi keluarga besar BCA juga merupan bulan di mana saya mulai bekerja, setelah lulus jadi sarjana dan gaji pertama saya pun saya terima melalui rekening BCA. Sebelumnya saya membayangkan yang namanya gajian itu ya harus datang pada tanggal yang ditentukan, ngantri, dan pulang bisa bawa uang dengan tunai, setelah itu baru uang itu kita tabung. Ternyata ada yang lebih mudah dari itu, waktu pertama bekerja saya di mintai no. rekening dan untungnya saya sudah mempunyai rekening BCA, karena yang diminta memang rekening BCA, karena nanti gaji akan di kirim via transfer. Ohhhh, ternyata seperti itu. Bagi saya ini lebih menenangkan, karena saya bekerja ya tinggal bekerja, pas nanti tanggalnya maka uang otomatis sudah masuk ke rekening. Saya sudah tidak perlu antri lagi untuk ambil gaji, bahkan tidak perlu was was karena uang langsung masuk ke rekening kita. Tentunya berbeda ketika harus mengambil secara tunai, selain itu saya tidak perlu repot – repot lagi untuk menyetorkan atau menabungkan uang hasil gajian. Enak kan?

 

BCA dan Kemudahan Berbelanja

Satu bulan saya bekerja, akhirnya bulan maret saya pindah tempat kerja ke kota bandung. Sebagai pendatang baru yang belum menguasai medan, saya cukup kebingungan ketika akan membeli kebutuhan peralatan yang mendukung kinerja saya dalam bekerja. Untunglah ada teknologi yang namanya internet, saya cukup buka laptop konek ke internet kemudian di carilah barang yang sedang saya butuhkan. Dan lebih mudahnya lagi saya tidak perlu beranjak dari tempat duduk saya untuk melakukan transaksi terhadap barang yang saya beli. Lagi – lagi karena kemudahan transaksi yang diberikan oleh BCA. Semua transaksi saya lakukan secara online melalui internet, beruntung saya waktu itu menuruti saran dari petugas BCA untuk menggunakan keyBCA. Sehingga saya tidak perlu keluar rumah untuk melakukan pembayaran langsung atau sekedar transfer melalui mesin ATM. Semua transaksi cukup saya lakukan melalui fasilitas internet banking di klikBCA. Sungguh pengalaman dan kemudahan transaksi yang luar biasa bagi saya. Ternyata semudah ini. Keren kan?

 

BCA dan Merchant yang Bertebaran

Seringkali ketika masuk ke toko yang cukup terkenal atau laris, pasti ada alat gesek BCA (yang akhir2 ini saya baru namanya EDC – Electronic Data Capture), bahkan hampir di setiap retail yang sekarang ini sedang menjamur, menyebar di pelosok kecamatan bisa kita temui alat itu. Awalnya sih taunya cuma untuk melakukan belanja tanpa uang, alias tinggal gesek aja pake pasport BCA. Tapi pengetahuan bertambah seiring pengalaman. Hehehehe… waktu itu saya dan teman mau pulang dari bandung menuju yogyakarta. Karena waktu keluar dari Kantor tempat kita sedang ngerjain proyek sudah sore, dan sampe stasiun sudah mepet waktu sholat, akhirnya kita mutusin untuk sholat dulu. Niatnya setelah sholat mau makan dulu, maklum perjalanan malam dan belum makan, biar ga kelaparan nanti waktu di kereta. Eh, ternyata waktu udah ngga nyukup. Akhirnya diputuskan untuk beli camilan di salah satu mart yang ada di stasiun untuk sekadar ganjal perut. Karena uang saku udah menipis, nyoba – nyoba untuk tarik tunai, dan ternyata bisa. (Ketinggalan zaman banget ya saya -_-*). Sekalian belanja, sekalian ambil duit. Praktis bukan? Dan tentunya dengan fasilitas tarik tunai yang bisa di lakukan di retail – retail yang dengan mudah kita temui sangat membantu saya, terlebih ketika pulang ke kampung halaman. Secara di kampung saya belum ada ATM, jadinya dengan tarik tunai ini bisa menjadi solusi. Selain fasilitas tarik tunai, dengan jumlah merchant yang banyak membuat saya tidak khawatir kurang uang kontan ketika membeli barang, karena tinggal gesek, transaksi pun selesai. Mudah Bukan?

Oh iya BCA ternyata mempunyai unit EDC dan Merchant terbanyak. Nah, semakin bertebaran tuh kemudahan dalam bertransaksi. Hehehehehe…

 

BCA dan Mudahnya Bersedekah

Baiklah, itu tadi beberapa pengalaman mengesankan saya sebagai nasabah BCA dengan segala kemudahan – kemudahan transaksi yang diberikan di era teknologi informasi dewasa ini. Klo yang di atas adalah kisah pengalaman saya bersama kemudahan BCA untuk urusan dunia, yang satu ini adalah cerita untuk yang urusan akhirat. Hehehehehe… Sebagai manusia kita harus berbagi dengan sesama, yang jelas tangan di atas selalu lebih baik daripada tangan di bawah. Dan dari sebagian rezeki yang kita terima ada hak orang lain disana. Sewaktu masih kuliah yang mana penghasilan (uang saku) masih dari orang tua sedekah nya masih kecil kecil an, tapi sekarang sudah bekerja malu dong kalau sedekahnya masih sama seperti waktu kuliah. Jadi seperti yang saya ceritakan diawal bahwa sekarang saya bekerja di bandung dan meninggalkan kota yogyakarta yang sudah 5 tahun saya disana. Di bandung saya sebagai pendatang baru, masih belum tau apa, mana dan siapa. Apalagi kerjaan saya sebagai programmer ini yang banyak orang mengatakan “no life”, bahkan ada lelucon yang mengatakan bahwa kehidupan programmer yang sebenarnya adalah ketika dia mulai menghidupkan komputer dan konek dengan internet. Hehehehe… Setelah terima gaji pertama, ada keinginan untuk berbagi rezeki dengan sesama, tapi ya itu tadi bingung mau ngasih nya kemana? Lagi – lagi internet menjadi solusinya, ketemulah saya dengan gerakan #sedekahrombongan , saya tidak perlu menjelaskan apa itu #sedekahrombongan penjelasan lebih lanjut bisa di lihat di sedekahrombongan(dot)com. Melihat gerakan itu saya menjatuhkan pilihan bahwa #sedekahrombongan lah tempat saya berbagi rezeki. Alasan saya karena ini adalah akuntabilitas yang transparan, semua dilaporkan di blog tersebut, selain itu tentunya kemudahan untuk bergabung menyalurkan sebagian rezeki yang kita punya, yaitu melalui transfer. Dan… tentunya kemudahan transaksi yang diberikan oleh BCA lagi – lagi menjadi fasilitas yang sangat – sangat memudahkan saya untuk menyalurkan sebagian rezeki yang saya punya. Pokoknya sipp lah BCA… transaksi dunia tidak sulit, transaksi akhirat tidak berbelit belit.. hehehehe.. Seneng kan?

 

Begitulah sekelumit cerita pengalamanku bersama BCA dengan fasilitas – fasilitas dan kemudahan – kemudahan yang diberikan oleh BCA. Dan semoga kedepan saya bisa tetap merasakan pengalaman – pengalaman yang mengesankan bersama BCA, dengan segala inovasi produk perbankan dan solusi perbankan yang selalu bisa memanjakan nasabahnya. Semoga bersama BCA, bisa membantu saya dalam memujudkan rencana masa depan. Terima kasih BCA.

 

 

 

Comments

  1. Reply

  2. Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>