Bekerja dengan Banyak Directory / Document Root di XAMPP for Windows

Dewasa ini (serius banget, kayak bikin karya ilmiah)… Oke deh… Jadi gini saya punya kebiasaan mengorganisir sesuatu serapi mungkin (untuk urusan mengatur file file di dalam komputer), termasuk dalam mengorganisir proyek yang pernah atau sedang saya kerjakan. Saya buat sebuah partisi khusus yang berisi file file proyek yang sudah dan atau sedang saya kerjakan. Untuk lebih jelas nya silakan lihat ilustrasi gambar, bagaimana saya menyusun atau mengorganisir kerjaan saya.

Dari gambar, terlihat bahwa saya menyediakan satu partisi khusus untuk menyimpan semua file proyek, dalam partisi tersebut saya buat folder folder yang masing masing berisi kerjaan yang sudah dan atau sedang saya kerjakan, masing masing folder tersebut bisa berisi file apapun yang berhubungan dengan kerjaan tersebut, tapi selalu ada folder repo yang berisi source code kerjaan, yang mana folder tersebut  terhubung dengan repo tempat kerjaan itu di simpan.

Dulu ketika masih menggunakan .NET lebih khususnya C# Razor dengan menggunakan IDE Visual Studio, saya tidak kerepotan dengan susunan folder seperti itu, karena  ketika saya buka source code yang ada di folder tersebut menggunakan IDE Visual Studio, ketika ingin kita jalankan aplikasi yang kita buat tinggal kita running saja dari visual studio maka langsung akan jalan di web browser. Karena visual studio sudah menyediakan virtual web server untuk tiap project yang kita buat.

Sekarang sudah tidak coding memakai C# lagi, tapi beralih ke PHP. Banyak kerjaan akhirnya memakai PHP sebagai bahasa pemrogramannya. Untuk bisa menjalankan aplikasi yang kita buat, perlu sebuah lokal web server. Saya sih pakai XAMPP yang sudah satu paket dan sudah umum di pakai… hehehehehe…

Saya agak kerepotan dengan struktur folder seperti gambar di atas ketika ingin menjalankan aplikasi yang kita buat, karena saya harus meletak semua folder kerjaan saya di dalam direktori htdocs. Saya melihatnya kurang rapi aja, ketika di dalam satu folder berisi banyak folder folder source code. Padahal ada beberapa file yang bukan source code yang ingin kita simpan dalam satu induk folder project yang sama, bukan hanya itu, kadang ada satu project yang mempunya banyak folder repo source code. Ya pengennya ketika buka satu folder proyek, di folder itu kita bisa dapat semua file yang berhubungan dengan proyek tersebut. Kira kira begini yang saya mau.

Sementara untuk bisa menjalankan aplikasi nya harus dengan model yang seperti ini

Mungkin bagi orang lain itu tidak masalah, tapi ini problem buat saya… hehehehehehe. Ni masalah harus ada solusi nya, sepertinya bisa sih model model kayak visual studio gitu, tanpa perlu kita meletakkan di folder www nya, tapi source code bisa langsung di jalankan. IDE untuk PHP salah satu nya eclipse PHP, atau ada juga IDE lain yang juga untuk PHP yaitu Aptana. Saya sih pake yang Aptana, cuma males aja konfigurasi nya… hehehehehe… klo yang eclipse belum pernah pake.

Jadi solusi adalah ubah konfigurasi di Lokal Web Server nya, bukan ubah sih tapi nambah konfigurasi, supaya lokal web server ini bisa jalanin aplikasi tanpa harus meletakkan folder aplikasi tersebut ke dalam folder www / htdocs nya. Pengen  sisa menjalankan aplikasi, di manapun posisi folder aplikasi itu berada. Dan cara nya adalah (Sebenarnya ini lah inti dari artikel yang saya tulis ini, cuma kalo to the point, nanti kelihatan pendek banget postingan nya, ya kita cerita cerita dikit lah latar belakang nya… hahahahahaha). Oke, balik lagi, jadi konfigurasi yang perlu kita lakukan adalah :

1. Membuat Nama Domain Lokal

Buka file hosts, lokasi nya ada di C:\Windows\System32\drivers\etc
Kemudian buat lah Nama Domain Lokal yang kita inginkan, misal nama domain yang kita bikin seperti di bawah ini.


127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 project_1.local
127.0.0.1 project_2.local
127.0.0.1 project_3.local

2. Mengarahkan Domail Lokal ke Direktori / Folder yang Kita Maksud

Buka file httpd-vhosts.conf, lokasi nya ada di \apache\conf\extra

Biasanya di dalam file httpd-vhosts.conf sudah ada contoh konfigurasi nya, jika belum pernah di ubah file httpd-vhosts.conf biarkanlah seperti itu ada nya, kita tambahkan aja konfigurasi berikut di bawah nya.


<VirtualHost *>
DocumentRoot "/xampp/htdocs"
ServerName localhost
</VirtualHost>

<VirtualHost *>
DocumentRoot "E:\ProjectA\Repo\"
ServerName project_1.local
<Directory "E:\ProjectA\Repo\">
AllowOverride All
Require all granted
</Directory>
</VirtualHost>

<VirtualHost *>
DocumentRoot "E:\ProjectB\Repo1\"
ServerName project_2.local
<Directory "E:\ProjectB\Repo1\">
AllowOverride All
Require all granted
</Directory>
</VirtualHost>

<VirtualHost *>
DocumentRoot "E:\ProjectB\Repo2\"
ServerName project_3.local
<Directory "E:\ProjectB\Repo2\">
AllowOverride All
Require all granted
</Directory>
</VirtualHost>

Comments

  1. By RICKY

    Reply

    • By Dian S. Prastowo

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>