Akhirnya Lion Air Memenuhi Kewajibannya

Teman teman tentu masih ingat kekacauan pelayanan penerbangan terburuk tahun ini. Yaapppp, awal tahun ini publik dihebohkan dengan kejadian buruknya pelayanan Lion Air sehingga penumpang banyak yang terlantar karena delay yang sangat parah. Dan saya adalah salah satu dari ratusan penumpang yang harus menjadi korban dari kekakcauan itu. Kronologi dan cerita dari versi saya tentang delay terparah yang pernah saya alami ini, sudah saya ceritakan di blog platform saya yang baru, silakan cek di link berikut.

Form pengajuan klaim kompensasi

Sebenarnya saya sudah move on dari masalah itu dan biarlah menjadi pengalaman dan cerita tersendiri dalam perjalanan hidup saya. Namun kemudian hal ini perlu saya ceritakan lagi karena beberapa hari yang lalu ada hal yang kemudian menghubungkan lagi dengan kejadian dibulan februari tersebut. Jadi setelah kita berunding dengan perwakilan manajemen Lion Air menjelang waktu subuh tanggal 20 februari kita sepakat bahwa kami akan diberangkatkan setelah subuh dan mendapatkan kompensasi sesuai PerMenHub No.25 Tahun 2008 bahwa kami berhak mendapat ganti rugi kompensasi keterlambatan lebih dari 4 jam sebesar 300 ribu rupiah dan 500 ribu kompensasi akomodasi penginapan. Dengan kompensasi sebesar 500 ribu dibayar secara cash setelah kita naik pesawat dan 300 ribu dibayarkan melalui transfer bank. Akhirnya kami beramai ramai membuat surat klaim untuk yang senilai 300 ribu dengan tenggat waktu maksimal 2 minggu dari tanggal surat klaim itu disetujui. Jika sampai dua minggu tidak ada tidak ada uang masuk, sesuai pengarahan waktu itu dipersilahkan untuk menghubungi kantor perwakilan Lion Air masing masing kota.

Proses negosiasi dengan perwakilan pihak manajemen Lion Air

Meskipun kesepakatan 500 ribu akan diserahkan ketika kami naik pesawat, tapi mulai pesawat terbang hingga mendarat di kualanamu tidak ada tanda tanda pembagian kompensasi tersebut. Kami pun sudah tidak menggubris, yang penting kami sudah diterbangkan ke tujuan. Tapi kemudian, kompensasi sebesar 500 ribu itu kami tanyakan di kantor perwakilan Lion Air Bandara Kualanamu, berbekal fotokopi surat penyataan bermaterai oleh perwakilan manajemen Lion Air Bandara Soetta, akhirnya kompensasi 500 ribu itu bisa dicairkan. Maka kami pun tinggal menunggu janji 300 ribu kompensasi keterlambatan penerbangan Cengkareng – Kualanamu. Sebenarnya selain 300 ribu tersebut, kami juga sudah melakukan klaim kompensasi terhadap keterlambatan penerbangan Kualanamu – Banda Aceh, jadi ada 600 ribu hak kami yang kami tunggu pembuktiannya dari pihak Lion Air.

 

Pencairan akomodasi penginapan di Kualanamu

 

Tanggal 25 februari saya sudah kembali lagi ke Bandung, dan sudah 5 hari berlalu dari tanggal klaim dilakukan, tapi belum nambah juga saldo di rekening. Hari demi hari berlalu, kemudian saya teringat akan janji Lion Air, dan tentunya sudah lewat dua minggu dari tenggat yang dijanjikan. Saya pikir, ya sudahlah, biarin aja, males juga saya harus urus urus ke pihak Lion Air. Karena saya sudah berjanji tidak akan lagi berhubungan dengan maskapai satu ini, kapok dah.

Hingga kemudian senin kemarin, waktu tarik tunai karena mau bayar biaya GYM, pas habis tarik tunai, kok saldo yang tersisa lebih banyak dari yang seharus nya. Saya yang salah ingat, atau mesin ATM nya yang ngawur nih? Setelah pulang dari GYM langsung saja saya cek laporan mutasi rekening saya, ternyata ada transaksi masuk senilai 300 ribu tertanggal 22 Mei 2015 dari PT Lion Merpati. Alhamdulillah, sesuatu yang sudah tidak saya harapkan kemudian datang juga, ya meskipun belum sesuai dengan klaim, karena ada 300 ribu lagi klaim yang belum masuk. Tapi saya hargai tanggung jawab dari pihak Lion Air ini. So, semoga Lion Air ke depan semakin baik pelayanannya, dan semoga kejadian seperti kemaren tidak terjadi lagi, hingga kemudian saya yakin kembali untuk menarik kata kata saya untuk mau lagi menggunakan layanan penerbangan dari Lion Air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>